Home Sigit Prasetya Pihak Prabowo Undang Koalisi 01 Guna Ungkap Data Dugaan Penyimpangan Pemilu

Pihak Prabowo Undang Koalisi 01 Guna Ungkap Data Dugaan Penyimpangan Pemilu

<1000

Jakarta - Kubu Prabowo-Sandiaga Uno bakal mengungkap dugaan penyimpangan Pemilu 2019. Dalam hal ini, kubu 02 mengundang sejumlah pihak, termasuk kubu 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin.

Calon presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyampaikan hal tersebut setelah bertamu di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa pemaparan dugaan penyimpangan pemilu akan dilakukan tim khusus. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut berharap besok bisa mengungkap temuan-temuan yang berkaitan dengan IT dan penyimpangan yang terjadi dari mulai pra,pas dan pasca pemilu lalu.

"Besok akan ada papan dari tim khusus dan kami mengundang seluruh elemen masyarakat, baik itu pakar diberbagai bidang dan kita harapkan paparan besok bisa mengungkap temua-temua yang berkaitan dengan IT dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sebelum pas dan sesudah Pemilu 17 April," ujarnya dikutip Detiknews, Selasa (14/5).

Sandi menambahkan pemaparan tersebut akan digelar sekitar 15.30 WIB di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Ia mengaku diminta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk membuka paparan tersebut.

"Besok dimulai jam 3 siang, bakda Adzhar. 15.30 WIB, di Hotel Grand Sahid. Oleh karena itu, Pak Prabowo memanggil saya untuk berkoordinasi, saya diminta membuka paparan detail besok dan mudah-mudahan juga seluruh masyarakat kita jufa mengundang perwakilan negara asing, duta besar untuk mereka melihat secara detail apa saja yang sudah menjadi temuan dan sudah kita laporkan pada laporan ke Bawaslu dan DKPP kemarin," jelas Sandianga Uno.

Atas nama keterbukaan, calon wakil presiden Republik Indonesia nomor urut 02 tersebut menegaskan bahwa pihaknya mengundang seluruh pimpinan partai koalisi dan kubu 01.

"Iya kita mengundang semua, malah kita juga mengundang dari pihak parpol koalisi 01 dan kita mengundang seluruh pemerintah juga. Kita undang karena kita ingin ini terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Ini terang benderang demi pemilu yang jujur dan adil. Dan harapan kita agar tentunya perbaikan-perbaikan ini bisa dilakukan sebelum tanggal 22 mei," kata Sandi.

Sandi mengaku belum bisa mengkonfrimasi siapa perwakilan pihak 01 yang diundang ke acara pemaparan tersebut. Yang pasti, dia berharap penyelenggara pemilu bisa melakukan revisi.

"Kami mengharapkan akan ada revisi dan koreksi dari temuan-temuan yang sudah dilaporkan. Dan kami masih berhusnuzan di bulan suci ramadhan, mereka bisa, para penyelenggara pemilu bisa melakukan revisi tersebut sebelum tanggal 22 Mei," tegasnya.

TRENDING

VLOG